Hari sabtu, 26 April 2008 kemarin… aku masih seperti biasanya .. beraktivitas mulai dari pagi di tempatku bekerja.. sekitar jam 11.00 aku mendengar suara yg tak asing dan sering sekali kudengar tiap hari.. sebuah suara yg mirip suara ayam jago sedang berkokok didalam perutku… hehehe.. perasaan gak makan ayam mentah.. trus kemudian aku pergi ke dapur tuk cari sarapan buat ayamku yg pada kelaparan…
Alhamdulillah.. setelah sarapan, ternyata udah gak kedengeran lagi kokok-kokok ayam dala perutku.. pada tidur kali ya..??, maklum.. aku gak terbiasa sarapan pagi hari.. jadi jamnya makan siang aku pake’ buat sarapan. setelah itu aku terima telphon dari Bu Ratna yang menyampaikan bahwasannya dia barusan terima sms dari istriku yg menyuruh aku segera menelphonnya..(istriku-red) lalu aku panik banget takut terjadi apa-apa..( maklum,istri sedang hamil tua ) lalu aku lari ke KUB tuk pinjam telphon ke Bu Surfi coz.. saat itu aku emank gak pegang HP.., setelah aku telphon HP istriku ternyata benar telah terjadi sesuatu yg aku khawatirkan.. istriku menyampaikan bahwa dia telah merasakan mual-mual kurang lebih udah 2 jam belum reda.. namun ada satu yg aku bangga dari istriku saat itu, dia hanya berpesan.. ” Yah.. kamu gak usah gugup, klo masih sibuk sekarang kamu lanjutkan aja kerjaanmu.. trus nanti klo ada ngaji ya ngaji aja dulu, sambil di do’akan aku.. trus pulangnya jangan malem-malem…” kira-kira seperti itulah pesannya padaku.. baru kemudian aku merasa sedikit lega, dan bisa melanjutkan aktivitasku lagi..
jam 14.30 setelah ngaji aku coba hubungi istriku lagi, ternyata istri bilang kalau posisinya sekarang udah di BKIA… lalu setelah telphon istriku aku selesaikan dulu aktivitasku sampai kira-kira jam 15.30 baru kelar.. lalu aku segera maluncur pulang dan langsung menuju ke BKIA tanpa mampir kerumah dulu,dan sampai BKIA jam 16.30 maklum.. perjalanan Tulungagung-Kediri dengan sepeda motor bututku memang memakan waktu yg agak lama..
setelah sampai di BKIA masih seperti hari-hari sebelumnya aku disambut dengan senyuman manis di bibir istriku, sembari dia jalan-jalan kecil di teras BKIA.. lalu aku menghampirinya dan menanyakan keadaannya, dan dia menjelaskan bahwa Bidan yg ada disitu jam 14.00 tadi telah menyatakan bukaan 2.. dan dia dianjurkan untuk jalan-jalan kecil seperti itu.. tak berapa lama kemudian ada beberapa tetes cairan kekuning-kuningan yg menetes dibawah kaki istriku, lalu oleh bidan dianjurkan untuk berbaring saja di bangsal yang ada di ruang bersalin, saat itu waktu sudah menjelang maghrib, karena tak lama kemudian azan maghrib pun berkumandang. setelah itu, tepat jam 18.05 ketika muazin berhenti dari azannya lahirlah anak kami yang pertama dengan di iringi suara tangis yang sangat lantang.. ( maklum.. anak kami laki2.. jadi nangisnya kenceng banget ). Alhamdulillah….. tak henti-hentinya rasa syukur kami panjatkan ke hadiratNYA.. Terima kasih Ya Alloh… Engkau telah memberikan segalanya tanpa kami minta sekalipun.. Engkaulah yang berkuasa atas kelahiran putra kami.. sudilah kiranya Engkau meridloi setiap helaan nafasnya, dan di setiap langakhnya dalam pejalanan hidupnya di dunia kelak… Agar ia dapat mengabdikan diri dan berbakti kepadaMU dan kepada RosulMU ya Alloh… Maha Suci Engkau yang selalu mengasihi dan menyayangi hamba-hambamu… Amiin amiin.. Ya Robbal’aalamiin..
Ditulis dalam hikmah


